Konsultasi
Bayt Alha meyakini bahwa keberlimpahan adalah keadaan hidup yang lahir ketika manusia hidup selaras dengan Penciptanya, dengan dirinya sendiri, dengan sesama manusia, dan dengan semesta
Sebuah ikhtiar, sebuah pengingat, bahwa hidup tidak dimulai dari luar tetapi hidup dimulai dari dalam.dari hati dari jiwa dari hubungan manusia dengan allah. karena itu bayt alha mendefinisikan dirinya sebagai Rumah Penataan Hati Dan Jiwa
Sebagai Penataan Hati dan Jiwa, agar kembali kepada Allah
Bayt Alha juga meyakini bahwa setiap manusia membawa potensi keberlimpahan.
Sebuah Kegelisahan Zaman
Filosofi
Peta Perjalanan Hati Menuju Allah
Dari Hati Menuju Kehidupan
Keberlimpahan dalam kehidupan
Keberlimpahan Spiritual dan materi
Visi, Misi dan Tujuan
ekosistem pengembangan manusia.
Sebuah kata tidak akan sanggup menjabarkan manfaat dari Bayt Alha, Saya berharap suatu hari nanti. Bayt Alha memiliki rumah sendiri, Memiliki perpustakaan, Memiliki ruang keluarga, Memiliki ruang hening, Memiliki akademi, Memiliki pusat khidmah sosial.
Pengusaha Tekstil
Dalam bahasa arab Bayt berarti rumah namun bayt alha tidak memilih kata "rumah" hanya karena terdengar hangat. ada makna yang lebih dalam karena sesungguhnya setiap manusia sedang mencari rumah sejak dilahirkan ke dunia, manusia selalu mencari tempat untuk kembali. tempat yang membuatnya merasa aman, tempat yang membuatnya diterima, tempat yang membuatnya tenang dan tempat yang membuatnya merasa pulang. Ironisnya, banyak orang memiliki rumah tetapi tidak memiliki tempat pulang , rumahnya ada ,namun ketenangannya tidak ada , keluarganya ada namun kedekatannya hilang, aktivitasnya banyak namun jiwanya lelah.karena rumah yang sesungguhnya bukan hanya bangunan rumah yang sesungguhnya adalah tempat di mana hati menemukan ketenangan.
Alha bukan sekadar nama, alha adalah sebuah makna, sebuah arah perjalanan, sebuah ikhtiar, sebuah pengingat.bahwa hidup tidak dimulai dari luar tetapi hidup dimulai dari dalam.dari hati dari jiwa dari hubungan manusia dengan allah. karena itu bayt alha mendefinisikan dirinya sebagai:Rumah Penataan Hati Dan Jiwa
Banyak majelis mengajarkan ilmu dan itu sangat penting. namun bayt alha ingin melangkah lebih jauh karena Masalah Manusia Modern Sering Kali Bukan Kurang Ilmu Tetapi Kesulitan Menghidupkan Ilmu Di Dalam Hati. kita mengetahui pentingnya sabar tetapi sulit bersabar. kita mengetahui pentingnya syukur, tetapi sulit bersyukur. kita mengetahui pentingnya ikhlas, tetapi sulit ikhlas. karena itu bayt alha tidak hanya mengajarkan pengetahuan, bayt alha ingin mendampingi proses transformasi hati.
Sekolah mengajarkan pengetahuan. bayt alha menghargai Pendidikan namun pendidikan yang sejati tidak hanya membentuk pikiran. Pendidikan juga harus membentuk: - Hati, - Adab, - Karakter, dan - Jiwa. Imam al-ghazali mengingatkan bahwa tujuan ilmu bukan sekadar mengetahui tetapi mendekat kepada allah. maka bayt alha ingin menjadi ruang belajar yang tidak hanya mencerdaskan akal tetapi juga menghidupkan hati.
Banyak komunitas dibangun karena kesamaan minat. kesamaan profesi,kesamaan hobi, kesamaan aktivitas ,Yaitu: Perjalanan menuju Allah. Karena itu Bayt Alha bukan sekadar tempat berkumpul.Tetapi tempat bertumbuh bersama. Saling mengingatkan. Saling menguatkan dan Saling mendoakan.